Papan Bunga Bertebaran Di Tugu Adipura, Namun Tidak Ada Lagi Sembako Tukar Nyawa. Keluarga Minta Keadilan Untuk Joni Iskandar

SUARAGEMPUR.COM | BANDAR LAMPUNG – Puluhan karangan bunga kini bertebaran di sekitar Tugu Adipura, Bandar Lampung, menyusul pasca viralnya kasus tewasnya seorang pria bernama Joni Iskandar yang diduga terlibat aksi begal. Alih-alih berisi ucapan duka cita dari institusi kepolisian, karangan bunga yang dipajang warga justru berisi dukungan dan tuntutan agar aparat bertindak adil, Rabu(10/6/2026).

Joni Iskandar dilaporkan meninggal dunia setelah sempat diamankan oleh aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menuding adanya perlakuan tidak semestis dari kepolisian. Keluarga mengklaim bahwa almarhum diambil dalam keadaan sehat dari rumahnya, namun beberapa jam kemudian ditemukan meninggal dengan sejumlah luka.

Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Joni mengalami luka tusuk benda tajam, luka memar, patah tulang, serta tujuh lubang luka tembak.

Kuasa hukum istri almarhum, Niken, yaitu Moh. Asnawi, menyampaikan harapan agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Kami berharap kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam acara HPMI di Bandar Lampung tidak disuguhi cerita dari versi Polresta Bandar Lampung saja. Kami ingin Pak Presiden melihat sendiri papan-papan bunga yang dipajang, agar beliau tahu apa yang benar-benar terjadi di Lampung minggu ini,” ujar Moh. Asnawi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Kasus terduga begal yang sebelumnya viral.

Masyarakat berharap Presiden Prabowo yang rencananya berkunjung ke Bandar Lampung dalam waktu dekat dapat mendengarkan langsung aspirasi warga dan memastikan proses hukum berjalan transparan serta adil.

Penulis: Risky

Editor: Fachri

  • Related Posts

    Keluarga Ungkap Dugaan Penyerahan Uang Rp150 Juta Usai Muhammad Akbar Dibebaskan dari Polsek Tambora

    JAKARTA | SUARAGEMPUR.COM — Keluarga Muhammad Akbar mengungkap dugaan adanya permintaan uang sebesar Rp150 juta setelah Akbar diamankan terkait persoalan obat golongan G jenis Tramadol dan dibawa ke Polsek Tambora,…

    Kasus Meninggalnya Sakdiyah, ER & Partners Layangkan Somasi Ketiga dan Terakhir ke Polres Lampung Timur

    LAMPUNG TIMUR | SUARAGEMPUR.COM — Law Firm ER & Partners, selaku kuasa hukum Mursalin, anak kandung sekaligus ahli waris almarhumah Sakdiyah, melayangkan Somasi/Teguran Hukum Ketiga dan Terakhir kepada Kapolres Lampung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    HKG PKK ke-54, PKK Desa Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah Tingkat Kabupaten Tangerang

    HKG PKK ke-54, PKK Desa Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah Tingkat Kabupaten Tangerang

    Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Belajar Kebencanaan di Mako Damkarmat Medan

    Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Belajar Kebencanaan di Mako Damkarmat Medan

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    NO COPY