Proyek Hantu Berkedok SAB? Tak Ada Papan Informasi, Dugaan Main Mata Mencuat di Cisoka

KABUPATEN TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Proyek pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) yang berlokasi di depan Mushola Nurul Iman, Kampung Cibugel RT 022/RW 002, Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Pasalnya, hingga memasuki hari keempat pelaksanaan pekerjaan, proyek tersebut diduga belum memasang Papan Informasi Publik (PIP) sebagaimana lazimnya proyek yang bersumber dari anggaran negara, Sabtu (25/7/2026).

Tidak adanya papan informasi proyek membuat masyarakat tidak mengetahui sumber pendanaan, nilai anggaran, pelaksana kegiatan, maupun waktu pelaksanaan pekerjaan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan kurangnya keterbukaan informasi kepada publik.

Dalam pelaksanaan proyek yang diduga menggunakan anggaran pemerintah, pemasangan papan informasi merupakan bagian dari transparansi kepada masyarakat sebagaimana semangat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mewajibkan identitas proyek dapat diketahui masyarakat.

Selain persoalan transparansi, dugaan ketidaklengkapan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian. Berdasarkan pengakuan salah seorang pekerja di lokasi, perlengkapan keselamatan seperti helm, rompi, dan sepatu boot disebut tidak digunakan secara penuh selama pekerjaan berlangsung.

“Pekerjaan sudah berjalan empat hari. Pelaksananya Riki. Tinggi bangunan sekitar empat meter dengan ukuran dasar tiga meter persegi. Pengawas dari dinas kami tidak tahu, nama CV juga tidak tahu. Kami hanya bekerja, semua pekerja orang Tobat Balaraja,” ujar salah seorang pekerja kepada awak media.

Pekerja tersebut juga mengungkapkan bahwa perlengkapan K3 diduga hanya digunakan saat pengambilan dokumentasi.

“Safety seperti helm, rompi, dan sepatu boot kadang hanya dipakai untuk foto laporan saja. Yang kerja empat orang, tapi perlengkapannya hanya satu atau dua set. Setelah foto selesai, biasanya dilepas lagi. Yang memotret untuk laporan pelaksana proyek,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa material yang digunakan di antaranya semen merek Jakarta, besi berdiameter 16 mm untuk tiang, serta pekerjaan pengeboran sumur dilakukan oleh tim berbeda sebelum pembangunan fisik dimulai.

Atas temuan tersebut, muncul dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan proyek. Bahkan, berkembang dugaan adanya koordinasi yang tidak semestinya antara pihak pelaksana dengan oknum pengawas sehingga proyek tetap berjalan meski tanpa papan informasi dan dengan dugaan penerapan K3 yang tidak maksimal. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi. Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Sumber: RealitaNews. co. id

Editor: Fachri

  • Related Posts

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Pemerintah bersama sejumlah pihak terkait melakukan peninjauan lokasi bersama sekaligus serah terima lokasi pembangunan Kampung Nelayan di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Senin (28/09/2026). Kegiatan…

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    BANDAR LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memberikan klarifikasi terkait isu dugaan cacat administrasi dalam pengadaan pekerjaan konstruksi Pencegahan Bencana Sungai di Kabupaten Pringsewu Tahun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    NO COPY