Sambut Tahun Baru 2026, Kades Bojong Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG– Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Kepala Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Andi Yana, mengimbau seluruh masyarakat Desa Bojong untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan menyalakan kembang api maupun petasan, Senin (29/12/2025).

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan masyarakat Desa Bojong. Menurut Andi Yana, penggunaan kembang api berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas hingga risiko kebakaran yang dapat membahayakan warga.

“Perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026 sebaiknya dilakukan secara sederhana dan positif. Kami mengimbau masyarakat Desa Bojong untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Andi Yana.

Ia menambahkan, suara ledakan kembang api juga kerap mengganggu kenyamanan warga, terutama anak-anak, lansia, serta masyarakat yang sedang beristirahat. Selain itu, dampak lingkungan dari sisa kembang api turut menjadi perhatian pemerintah desa.

Pemerintah Desa Bojong, lanjut Andi Yana, mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama, berkumpul dengan keluarga, atau kegiatan keagamaan yang menyejukkan.

“Kami berharap masyarakat dapat menyambut tahun baru 2026 dengan penuh rasa syukur, aman, dan tertib. Mari kita jaga Desa Bojong tetap kondusif,” katanya.

Andi Yana juga memastikan pihak desa akan berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk melakukan pengawasan demi mencegah potensi gangguan selama malam pergantian tahun.

Dengan adanya imbauan ini, Pemerintah Desa Bojong berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna.

Redaksi : Suaragempur

  • Related Posts

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Sebuah pesan yang diduga disampaikan oleh seorang bidan di dalam grup WhatsApp yang beranggotakan ibu hamil menuai polemik. Pasalnya, pesan tersebut berisi peringatan kepada peserta BPJS…

    Rumah Warga Desa Kemiri Roboh, Camat Rudi HK Pastikan Penanganan dan Bantuan Segera Direalisasikan

    KABUPATEN TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono (Rudi HK), didampingi petugas Trantib Satpol PP Kecamatan Kemiri, Kepala Desa Kemiri Suhud, serta Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB), mengunjungi kediaman Ibu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY