Skandal Miras di Proyek Ruang Kelas Baru SDN 1 Balaraja: Pekerja Mabuk, Dinas Pendidikan Diam

SUARAGEMPUR.COM | Kabupaten Tangerang — Investigasi tim media suaragempur di SDN 1 Balaraja mengungkap temuan mencengangkan. Proyek pembangunan penambahan ruang kelas baru yang sedang berlangsung di lingkungan sekolah ternyata dikerjakan tanpa papan informasi, tanpa standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dan diwarnai perilaku tak pantas dari para pekerjanya. Rabu (13/8/2025)

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan adanya botol-botol minuman keras berserakan di area proyek. Salah satu pekerja, Dedi, secara terbuka mengakui bahwa botol tersebut milik mereka. Ironisnya, aktivitas ini terjadi saat proses belajar mengajar sedang berlangsung, di lingkungan yang setiap hari dipenuhi siswa.

Pengakuan lain datang dari seorang tukang yang telah bekerja selama tiga minggu di proyek tersebut. “Bosnya Tio, orang Rajeg. Saya nggak tahu menahu, diajarin ya begitu,” ucapnya. Fakta ini menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi miras di lokasi kerja bukanlah kejadian sekali waktu, melainkan sudah menjadi rutinitas yang dibiarkan.

Perilaku tersebut tidak hanya melanggar norma etika dan keamanan kerja, tetapi juga berpotensi memberikan contoh buruk bagi siswa. Pekerja yang berada di bawah pengaruh alkohol lebih rentan melakukan kesalahan teknis yang dapat memicu kecelakaan, membahayakan keselamatan siswa, dan mengganggu proses pembangunan.

Tim media suaragempur menilai perlunya sanksi tegas, baik terhadap pekerja yang terbukti mengonsumsi miras maupun kepada pemilik CV pelaksana proyek yang lalai melakukan pengawasan. Mengingat proyek ini berada di bawah ranah pendidikan, tanggung jawab juga melekat pada pihak Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah konkret.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pendidikan dan instansi terkait belum memberikan tanggapan. Diamnya pihak berwenang menambah kecurigaan adanya kelalaian serius. Media suaragempur akan terus memantau dan menelusuri kasus ini hingga ada kejelasan dan tindakan nyata.

Napoleon Juliansyah

Related Posts

Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG — Dugaan persoalan ketenagakerjaan mencuat di lingkungan PT Global Printpack Indonesia, perusahaan yang beralamat di Jl. Raya Pajajaran/Jl. Pasir Randu No. 98, RT 003/RW 003, Desa Kadu, Kecamatan…

Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Ketua PC F SP PPMI KSPSI Kabupaten Tangerang, Moh Januri, S.H., mengantarkan langsung tembusan surat somasi kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang, Dinas Tenaga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda Melewatkan

Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

  • By EKO
  • September 28, 2026
  • 7 views
Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

  • By EKO
  • September 28, 2026
  • 7 views
Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

NO COPY