Warga Geram, Proyek U-Ditch di Kampung Iwul Desa Tobat Volume 10M Dianggap Tak Beres

Kabupaten Tangerang | suaragempur.com – Proyek pemasangan saluran U-ditch di Kampung Iwul, RT 01/02, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, memicu gelombang protes dari warga. Pelaksana proyek dituding tidak bertanggung jawab atas pengerjaan yang jauh dari harapan.

Warga menyatakan, sejak awal pengerjaan, keluhan mereka telah diabaikan. Yang paling mencolok adalah tidak dikerjakannya titik awal pemasangan dari depan masjid, sebagaimana yang diusulkan warga. Ironisnya, sepanjang 10 meter dari proyek ini bahkan hanya ditimbun dengan material seadanya seperti batu bata bekas dan castin tanpa campuran semen dan pasir. Kondisi ini membuat konstruksi tersebut sangat lemah, bahkan dengan sedikit tekanan saja mudah runtuh.

“Konstruksi seperti ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga berbahaya. Kalau dilewati kendaraan roda dua saja sudah ambruk, bagaimana dengan beban yang lebih berat?” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Lebih jauh, bekas galian tanah dibiarkan menumpuk di sepanjang jalan tanpa pembersihan. Selain memperburuk estetika lingkungan, kondisi tersebut juga menjadi ancaman keselamatan, terutama bagi anak-anak yang bermain di sekitar area tersebut.

Saat dikonfirmasi, pelaksana proyek hanya memberikan jawaban singkat melalui telepon WhatsApp, “Iya, Bang. Nanti saya suruh ke lokasi lagi pekerjanya.” Respons ini dianggap melecehkan keresahan warga yang telah berulang kali menyampaikan keluhan.

Seorang warga lainnya menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) yang menjadi pihak bertanggung jawab atas proyek ini. “Ke mana pengawas dari Dinas Perkim? Proyek ini anggarannya besar, tapi kenapa kualitasnya buruk? Kalau begini terus, bagaimana uang rakyat dipertanggungjawabkan?” tegasnya.

Warga kini mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas Perkim, untuk turun tangan langsung. Mereka menuntut perbaikan segera sesuai standar teknis yang layak. Selain itu, warga meminta evaluasi terhadap pelaksana proyek agar tidak mengulang kesalahan serupa di masa depan.

“Kalau dibiarkan, kami tidak hanya kecewa, tapi merasa dirugikan. Jangan main-main dengan hak kami sebagai warga,” pungkas salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini tayang, pihak pelaksana proyek dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) belum mengambil tindakan apa pun terkait permasalahan yang terjadi.(Red)

  • Related Posts

    Diduga Penambangan Pasir Ilegal di Desa Pamumbulan Bayah Kembali Beroperasi, Masyarakat Desak APH Bertindak Tegas

    LEBAK-BANTEN|SUARAGEMPUR.COM – Dugaan aktivitas penambangan pasir tanpa izin kembali menjadi sorotan di Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil pemantauan tim awak media di lapangan, terlihat adanya aktivitas penambangan…

    PAMINAL Polda Lampung Panggil Moh Asnawi, S.H., Kuasa Hukum Belum Hadir Karena Tugas Dinas di Jakarta  

    BANDAR LAMPUNG| SUARAGEMPUR.COM – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung terus melanjutkan langkah penyelidikan terkait dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang dalam kasus meninggalnya almarhum Joni Iskandar. Unit I…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Diduga Penambangan Pasir Ilegal di Desa Pamumbulan Bayah Kembali Beroperasi, Masyarakat Desak APH Bertindak Tegas

    Diduga Penambangan Pasir Ilegal di Desa Pamumbulan Bayah Kembali Beroperasi, Masyarakat Desak APH Bertindak Tegas

    Kurir Paket Mengaku Ditodong Pria Diduga Bersenjata Api di Jalan Makam Keramat Iwul, Uang Rp3,5 Juta Raib

    Kurir Paket Mengaku Ditodong Pria Diduga Bersenjata Api di Jalan Makam Keramat Iwul, Uang Rp3,5 Juta Raib

    PAMINAL Polda Lampung Panggil Moh Asnawi, S.H., Kuasa Hukum Belum Hadir Karena Tugas Dinas di Jakarta  

    PAMINAL Polda Lampung Panggil Moh Asnawi, S.H., Kuasa Hukum Belum Hadir Karena Tugas Dinas di Jakarta   

    Ismail Minak Serajo mengajak Perkuat Persaudaraan Anak Jabung di Rantau, Jangan Baru Kompak Saat Ada Masalah  

    Ismail Minak Serajo mengajak Perkuat Persaudaraan Anak Jabung di Rantau, Jangan Baru Kompak Saat Ada Masalah   

    Nekat Buka Meski Disegel, Ketua DPRD Kota Serang Pimpin Sidak THM, Puluhan Miras dan Pemandu Lagu Diamankan

    Nekat Buka Meski Disegel, Ketua DPRD Kota Serang Pimpin Sidak THM, Puluhan Miras dan Pemandu Lagu Diamankan

    Selamat! Camat Kemiri Rudi HK Berhasil Lulus Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan IPDN

    Selamat! Camat Kemiri Rudi HK Berhasil Lulus Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan IPDN

    NO COPY