H-3 Lebaran, 258 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat 4 Pintu Tol Utama

Suaragempur.com – Jakarta , Polri mencatat tingginya lonjakan arus keluar Jakarta pada Jumat (28/3) kemarin atau H-3 Lebaran. Polri menyampaikan 258.383 kendaraan telah keluar meninggalkan Jakarta melalui empat gerbang tol (GT) utama.

“Di GT Cikampek Utama, sebanyak 126.518 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Tol Trans Jawa, sementara tidak ada kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui jalur yang sama,” ujar Juru Bicara Operasi Ketupat 2025, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dalam laporannya, Sabtu (29/3/2025).
Kamal mengatakan, arus lalu lintas menuju Merak, tercatat 52.285 kendaraan keluar Jakarta melalui GT Cikupa. Sedangkan 49.898 kendaraan kembali ke Jakarta.

Sementara volume kendaraan yang keluar dari Jakarta, lanjut Kamal, menuju Bogor melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 40.297 kendaraan. Sbanyak 29.493 kendaraan kembali ke Jakarta.
“Di jalur arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama, tercatat 39.283 kendaraan meninggalkan Jakarta dan 24.847 kendaraan menuju Jakarta,” katanya.

Kamal juga melaporkan adanya 150 kejadian kecelakaan lalu lintas Jumat kemarin. Akibat kejadian tersebut, 8 orang dilaporkan meninggal dunia (MD), 28 orang mengalami luka berat (LB), dan 204 orang luka ringan (LR).

“Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 179.000.000,” katanya.

Kamal menjelaskan beberapa langkah rekayasa lalu lintas yang diberlakukan untuk mengatasi kemacetan dan mengatur arus kendaraan. Antara lain one way nasional di Tol Japek hingga Tol Kalikangkung dan penambahan lajur contraflow.
“Pada pukul 08.45 WIB, Wakapolri membuka sistem one way nasional dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga Gerbang Tol Kalikangkung,” jelas Kamal.

Kamal mengingatkan bahwa pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas diberlakukan sejak 24 Maret hingga 8 April 2025, kecuali untuk kendaraan logistik seperti pengiriman ternak, uang, dan kebutuhan pokok.
Kamal juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025.
“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, serta periksa kendaraan sebelum berangkat. Jaga jarak aman, berkonsentrasi saat berkendara, dan manfaatkan rest area untuk beristirahat,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, pemudik juga disarankan untuk menggunakan aplikasi Google Maps untuk memperoleh informasi terbaru mengenai arus lalu lintas. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 1-500-669 atau SMS Center 9119 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
“Kami siap membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat agar dapat sampai tujuan dengan selamat,” pungkasnya.

Sumber : https://www.humas.polri.go.id/2025/03/29/h-3-lebaran-258-ribu-kendaraan-tinggalkan-jakarta-lewat-4-pintu-tol-utama/

Editor : S. Eman

  • Related Posts

    Menaker Yassierli Tegaskan AI Bukan Pengganti Manusia, KSPSI Dukung Solidaritas untuk Pekerja Palestina

    SUARAGEMPUR.COM| JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi dunia kerja nasional dengan pendekatan yang berpusat pada manusia (human-centric). Hal tersebut disampaikan dalam pidato kunci…

    Gerakan Indonesia Asri Diperingati di Cibubur, Menteri LH Tegaskan Komitmen Wujudkan Arahan Presiden

    SUARAGEMPUR.COM| JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bumi Perkemahan & Graha Wisata Pramuka Cibubur. Kegiatan ini menjadi momentum…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

    Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

    Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

    Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

    LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

    LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

    Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

    Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

    Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

    Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

    Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

    Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

    NO COPY