SUARAGEMPUR.COM| JENEWA, SWISS – Di tengah kesibukan mengikuti rangkaian Konferensi Perburuhan Internasional ke-114 (ILC 114) yang digelar International Labour Organization (ILO), delegasi Pekerja KSPSI MJH asal Banten menyempatkan diri berkunjung ke kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa (PTRI), pada Jumat (5/6/2026).
Kunjungan yang berlangsung pada hari kelima ILC 114 tersebut disambut hangat oleh staf PTRI, Bapak Herman. Dalam pertemuan itu, para delegasi berdiskusi mengenai perkembangan berbagai organisasi internasional, khususnya organisasi perburuhan.
Rombongan KSPSI MJH juga melaksanakan ibadah salat Jumat bersama seluruh staf PTRI dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sekitar kantor perwakilan. Kegiatan ibadah ini menjadi momentum penting bagi para delegasi untuk memperkuat nilai spiritual di tengah padatnya agenda konferensi ketenagakerjaan global.
Selain menunaikan kewajiban sebagai umat Islam, momen salat Jumat juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan sesama WNI yang berada di Jenewa.
Salah satu delegasi, Tata Wasta, SE., MM., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum FSP TSK KSPSI, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Jumat di PTRI Jenewa memberikan semangat dan kekuatan moral bagi para delegasi dalam memperjuangkan aspirasi pekerja Indonesia di forum internasional.
“Di tengah berbagai pembahasan penting mengenai dunia ketenagakerjaan global, kami tetap berupaya menjaga keseimbangan antara tugas perjuangan organisasi dan kewajiban ibadah. Salat Jumat di PTRI Jenewa menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memohon kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai delegasi pekerja Indonesia,” ujarnya.
Para delegasi KSPSI yang dikenal dengan sebutan Jumhur terus mengikuti berbagai sidang dan komite dalam ILC 114. Isu-isu strategis yang dibahas meliputi perlindungan pekerja, dialog sosial, standar ketenagakerjaan internasional, serta masa depan dunia kerja di tengah perkembangan teknologi dan ekonomi global.
Keikutsertaan delegasi asal Banten dalam forum internasional tersebut diharapkan dapat membawa manfaat bagi penguatan gerakan serikat pekerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.
Redaksi






