Gerebek Posyandu 2026 Digelar di Kecamatan Sukamulya, Fokus Cegah Stunting Sejak Dini

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Sukamulya menggelar kegiatan Gerebek Posyandu 2026 di Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Program ini mengajak masyarakat untuk membawa balita dan ibu hamil ke posyandu secara rutin sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Ayo Ajak Balita dan Ibu Hamil ke Posyandu” dengan fokus pada pemantauan berat badan dan tinggi badan balita serta pemenuhan gizi ibu hamil secara teratur.

Kepala Puskesmas Kecamatan Sukamulya, drg. Hj. Eko Hartati, MARS, menegaskan bahwa posyandu berperan penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini gangguan tumbuh kembang anak. Menurutnya, pemantauan kesehatan secara berkala menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting.

“Melalui posyandu, tumbuh kembang balita dan kondisi gizi ibu hamil dapat terpantau dengan baik sehingga risiko stunting dapat dicegah sejak awal,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Sukamulya Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, Ketua TP PKK Kecamatan Sukamulya Imas Khalid, A.Md.Keb, Kepala Desa Kubang Sukarnya, SH, serta unsur lintas sektor (linsek) terkait.

Camat Sukamulya Khalid Mawardi menyampaikan bahwa Gerebek Posyandu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menekan prevalensi stunting di wilayahnya.

“Pencegahan stunting membutuhkan peran aktif semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat,” katanya.

Melalui pelaksanaan Gerebek Posyandu 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Kubang dan sekitarnya semakin meningkat untuk memanfaatkan layanan posyandu secara rutin demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Redaksi : Suaragempur 

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY