Sulit Dikonfirmasi Soal Realisasi Dana Desa, Kades Kemuning Terkesan Hindari Wartawan

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG – Kepala Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Jamaludin, dinilai tidak kooperatif saat diminta mengklarifikasi realisasi Anggaran Dana Desa (DD) periode 2022 hingga 2025. Hingga Senin (5/1/2026), Jamaludin belum memberikan penjelasan resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali.

​Upaya ini dilakukan oleh Tim Media Suaragempur untuk menjunjung tinggi prinsip keberimbangan berita. Klarifikasi tersebut sangat diperlukan guna memastikan transparansi penggunaan anggaran desa di hadapan publik.

Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Desa Kemuning mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur. Namun, pelaksanaan sejumlah program di lapangan tersebut dinilai masih memerlukan penjelasan mendalam dari pihak pemerintah desa agar tidak menimbulkan tanya di masyarakat.

​Sayangnya, komitmen transparansi ini belum terlihat. Sebelumnya, Jamaludin sempat menjadwalkan pertemuan dengan awak media pada Senin (5/1/2026). Namun, saat tim mendatangi Kantor Desa Kemuning di waktu yang disepakati, sang Kepala Desa justru tidak berada di tempat.

Saat dikonfirmasi kembali melalui pesan singkat WhatsApp, Jamaludin hanya memberikan jawaban singkat tanpa memberikan kepastian jadwal pertemuan pengganti.
​“Saya lagi rapat di Kementerian Desa,” tulis Jamaludin singkat.

​Sikap tertutup ini pun menuai sorotan. Sebagai pejabat publik, Kepala Desa memiliki kewajiban untuk membuka informasi terkait pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD. Minimnya akses informasi ini justru memicu spekulasi terkait efektivitas realisasi anggaran dan dampak nyata yang dirasakan oleh warga.


Beberapa poin anggaran yang menjadi perhatian publik karena nilainya yang signifikan antara lain:

Tahun 2022: Budidaya Kambing Lokal (4 Kelompok) senilai Rp176.544.000.

Tahun 2023: Peternakan Ayam Petelur (Rp15.250.000), Bantuan Perikanan (Rp39.650.000), dan PJU Jalan Desa 2.400 Watt (Rp77.560.000).

Tahun 2024: Belanja Kambing (Rp119.400.000), Pengadaan Kandang Kambing (Rp73.356.000), Bantuan Perikanan (Rp28.300.000), serta PJU Jalan Desa 1.000 Watt (Rp53.620.000).

Tahun 2025: Penghijauan Desa senilai Rp26.000.000.

​Hingga berita ini diturunkan, Tim Media Suaragempur masih terus berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Kemuning demi menyajikan informasi yang akurat dan berimbang bagi masyarakat.

Red : Jabat

  • Related Posts

    Dukung Kontingen Pramuka, Camat Kemiri Lepas Peserta Jambore Nasional ke Cibubur

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Pemerintah Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, secara resmi melepas kontingen Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kemiri yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) di Bumi Perkemahan Cibubur mulai 13…

    Meriahkan HUT RI ke-81, Camat Kemiri Rudi HK Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Camat Cup 2026

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono (Rudi HK), secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Camat Cup 2026 di Lapangan Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8/2026). Turnamen…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY