Arus Balik H+6, Kepadatan Masih Terjadi di Pelabuhan Bakauheni Lampung

SUARAGEMPUR.COM | Bakauheni, Lampung – Memasuki H+6 pasca Idul Fitri, arus balik menuju Pulau Jawa dari Pulau Sumatra masih menunjukkan angka kepadatan yang signifikan. Berdasarkan pantauan di Dermaga 4 Pelabuhan Bakauheni pada Minggu, 6 April 2025, pukul 08.00 WIB, lalu lintas terlihat ramai, dengan antrean panjang kendaraan pribadi dan bus yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak.

Seiring dengan meningkatnya volume pemudik, pihak DAMRI turut menunjukkan kepedulian dengan membagikan nasi bungkus kepada penumpang yang tengah menunggu keberangkatan. Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama para pemudik yang merasa terbantu dengan adanya layanan tersebut di tengah kepadatan yang kian terasa. Keberadaan fasilitas ini menjadi salah satu bentuk perhatian yang nyata terhadap kenyamanan pemudik.

Rustam Efendi, S.H., M.H., Pimpinan Redaksi suaragempur.com yang juga terlibat dalam perjalanan arus balik, menyampaikan pandangannya mengenai situasi tersebut. Ia menuturkan, “Melihat kondisi yang masih cukup padat ini, saya sangat mengapresiasi upaya DAMRI yang turut serta dalam mengatasi situasi ini dengan menyediakan bantuan makanan bagi para pemudik. Ini merupakan langkah yang sangat membantu, terutama bagi mereka yang sudah lama menunggu.”

Rustam juga menekankan pentingnya koordinasi yang lebih baik antara pihak-pihak terkait, seperti otoritas pelabuhan dan perusahaan transportasi. Ia berharap bahwa ke depan, manajemen arus balik dapat lebih optimal, sehingga kenyamanan dan keamanan para pemudik tetap terjaga dengan baik. “Semoga arus balik dapat berlangsung lancar dan aman, tanpa adanya hambatan berarti,” ujar Rustam menambahkan.

Dengan adanya langkah-langkah konkret seperti pembagian makanan dan upaya koordinasi yang lebih terarah, diharapkan arus balik menuju Pulau Jawa dapat berlangsung lebih tertata. Para pemudik pun diharapkan dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat, sekaligus merasa diperhatikan dalam proses perjalanan panjang ini. (Red)

 

  • Related Posts

    Polsek Cisoka Polresta Tangerang Amankan Pria 23 Tahun, Ratusan Obat Keras Disembunyikan di Tong Sampah

    TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Aparat Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, mengamankan seorang pria berinisial FZ (23) yang diduga mengedarkan obat keras secara ilegal. Penangkapan dilakukan pada Minggu (2/8/2026) dini hari di sebuah…

    Kurir Paket Mengaku Ditodong Pria Diduga Bersenjata Api di Jalan Makam Keramat Iwul, Uang Rp3,5 Juta Raib

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Seorang kurir pengantar paket berinisial KS mengaku menjadi korban dugaan aksi penodongan di Jalan Makam Keramat Iwul, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (19/7/2026)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY