Kecamatan Sukamulya Disorot, Tumpukan Sampah di Jalan Raya Kresek Picu Keluhan Warga dan Ancam Kesehatan Lingkungan

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG – Tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Raya Kresek, tepatnya di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, kian memprihatinkan. Selain merusak pemandangan, bau menyengat yang ditimbulkan juga mengganggu kenyamanan para pengguna jalan dan warga sekitar, Selasa (21/4/2026).

Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat yang melintas setiap hari. Salah satunya datang dari seorang pengendara berinisial R. Ia mengaku terganggu dengan keberadaan sampah yang hingga kini belum juga ditangani secara serius oleh pihak terkait.

“Baunya menyengat sekali, apalagi kalau lewat siang hari. Sampahnya juga makin banyak, jarang dibersihkan. Ini kan jalan umum, masa dibiarkan seperti ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Permasalahan ini dinilai bukan sekadar soal estetika lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat. Tumpukan sampah yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi menjadi sumber penyakit serta mencemari lingkungan sekitar.

Dalam perspektif konstitusi, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

Warga pun mempertanyakan peran aktif pemerintah desa maupun kecamatan dalam menangani persoalan ini. Minimnya respons dinilai mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

“Seharusnya kepala desa dan camat turun langsung ke lapangan, jangan hanya di kantor. Lihat sendiri kondisi masyarakatnya, apakah lingkungannya sudah bersih atau belum,” tambah R.

Sorotan tajam kini mengarah kepada Pemerintah Desa Sukamulya dan Kecamatan Sukamulya. Masyarakat berharap ada langkah konkret dan cepat untuk mengatasi persoalan sampah tersebut, mulai dari pengangkutan rutin hingga penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.

Jika dibiarkan berlarut-larut, persoalan ini tidak hanya akan merusak citra wilayah, tetapi juga mengancam kualitas hidup masyarakat. Pemerintah setempat dituntut untuk segera bertindak, bukan sekadar menunggu keluhan terus bermunculan.

Reporter : fachri

  • Related Posts

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG — Dugaan persoalan ketenagakerjaan mencuat di lingkungan PT Global Printpack Indonesia, perusahaan yang beralamat di Jl. Raya Pajajaran/Jl. Pasir Randu No. 98, RT 003/RW 003, Desa Kadu, Kecamatan…

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Ketua PC F SP PPMI KSPSI Kabupaten Tangerang, Moh Januri, S.H., mengantarkan langsung tembusan surat somasi kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang, Dinas Tenaga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    NO COPY