Kurir Paket Mengaku Ditodong Pria Diduga Bersenjata Api di Jalan Makam Keramat Iwul, Uang Rp3,5 Juta Raib

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Seorang kurir pengantar paket berinisial KS mengaku menjadi korban dugaan aksi penodongan di Jalan Makam Keramat Iwul, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan keterangan KS, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya baru selesai mengantarkan paket dan hendak pulang. Ketika melintas dengan kecepatan pelan di lokasi kejadian, ia mengaku tiba-tiba dihadang oleh enam orang yang diduga sedang berada di bawah pengaruh minuman keras.

“Saya lihat mereka seperti sedang mabuk, lalu salah satu di antaranya memegang benda yang diduga pistol. Saya langsung dihadang,” ujar KS.

Menurut pengakuannya, para pelaku kemudian meminta uang dan telepon genggam yang berada di dalam tas miliknya. Karena merasa takut, KS mengaku menyerahkan uang tunai sebesar Rp3.500.000.

“Uangnya saya kasih. Saya memohon supaya motor dan HP saya jangan diambil. Alhamdulillah mereka tidak jadi mengambil motor dan HP saya,” tuturnya.

Setelah para pelaku membiarkannya pergi, KS langsung meninggalkan lokasi karena khawatiran terhadap keselamatannya.

Akibat kejadian tersebut, KS mengaku mengalami trauma dan sempat merasa syok selama beberapa hari. Ia juga menyatakan memilih mengikhlaskan kerugian yang dialaminya serta berencana menghindari jalur tersebut di kemudian hari.

“Kalau semuanya diambil, seperti motor, HP, dan uang, mungkin saya akan lapor polisi. Tapi karena yang hilang hanya uang, saya memilih ikhlas,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, korban mengaku belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian. Oleh karena itu, informasi mengenai peristiwa ini masih berdasarkan keterangan korban dan belum dapat diverifikasi melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penodongan tersebut. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi yang sepi, terutama ketika bepergian seorang diri.

Penulis: Hendra

Editor: Fachri

  • Related Posts

    Keluarga Ungkap Dugaan Penyerahan Uang Rp150 Juta Usai Muhammad Akbar Dibebaskan dari Polsek Tambora

    JAKARTA | SUARAGEMPUR.COM — Keluarga Muhammad Akbar mengungkap dugaan adanya permintaan uang sebesar Rp150 juta setelah Akbar diamankan terkait persoalan obat golongan G jenis Tramadol dan dibawa ke Polsek Tambora,…

    Pengusaha Benur Bireuen Mengaku Didatangi Polisi, Persoalkan Penanganan Laporan Mantan Karyawan

    BIREUEN | SUARAGEMPUR.COM — Pengusaha pembibitan benur asal Kabupaten Bireuen, Aceh, Herizal, mempertanyakan penanganan laporan polisi yang dibuat oleh mantan karyawannya, Sayuti, Jum’at (25/9/2026). Herizal mengaku beberapa kali didatangi dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    NO COPY